Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Mei 2009

JURNAL 10

S.A.L.A.M
hallo kawan edisi ini kita dapat membaca tulisan MILLENIA PASCA DINAPUTRI yang dikenal dengan panggilan Sisil. ia cukup produktif karena setiap muncul di pertemuan Savant selalu menuliskan pengalanmannya dan angan-angannya.
oke deh selamat membaca
wassalam


PANGKENG
sajak-sajak Millenia Pasca Dinaputri

KABAR BUAT ADIK
Halo adikku, bagaimana kabarmu? Baik-baik saja, kan.
Mbak disini baik-baik saja
Mbak senang deh tinggal di Sumenep
Di sini ada taman adipura yang sangat asri
Ramai dikunjungi orang setiap saat
Di taman adipura ada orang berjualan aneka macam
Di sana ada yang jualan baju, kaet, es krim, boneka
Dan enaka macam makanan
Ada sepur-sepuran
Dermulen, odong-odong
Dan banyak yang lain

Banyak pengunjung yang datang
Sehingga taman menjadi ramai
Sampai disini dulu ya
Kapan-kapan kita sambung lagi.
Sumenep, 5 april 2009





ANGGUR

Aku suka buah anggur
Karena rasa buahnya enak
Ciri buah anggur
Rasanya manis
Ada yang berwarna hijau
Ada yang berwarna ungu
Bentuknya bulat dan kecil-kecil
Anggur dipetik dari pohonnya
Buah segar menyehatkan
Sumenep, 5 april 2009



CITA –CITAKU

Cita-citaku ketika besar nanti ingin menjadi dokter
Spesialis jantung dan penyakit dalam

Untuk mencapai cita-cita aku harus belajar dengan rajin
Berdoa dan memohon kepada Allah

Yang aku lakukan, kalau cita-citaku tercapai
Aku bersyukur kepada Allah
Dan mengucapkan terimakasih kepada mama
Yang telah mendidikku

Sumenep, 3 Mei 2009

Minggu, 17 Mei 2009

JURNAL 9


SALAM
Edisi kali ini kami menurunkan puisi-puisi yang dibuat Moh. Azmil Ramadhan. Puisi yang unik karena Azmil hanya menulis kalau pas ingin menulis. Jika diajak menulis bersma teman yang lain dia akan ambil bola sepak, main sepakbola.
haaa

PANGKENG
Sajak-sajak
MOh. Azmil Ramadhan

KELUT

Gunung kelut
Begitu indah pemandanganmu
Warna hijau tua dan muda
Sungguh tinggi dirimu
Berada di bawah awan stratus
Bila aku melihatmu aku merasa senang

BROMO

Bromo
Begitu menakjubkan dirimu
Bila pagi hari engkau begitu dingin
Embun berada diatas kepalamu


MERAPI

Gunung merapi
Begitu asyik pemandanganmu awan dan langit berada diatas kepalamu
Sunggguh tinggi engkau
Aku ingin mendakimu

Jumat, 06 Februari 2009

JURNAL 6

T.E.R.A.S
Salam
Bulan desember merupakan bulan terkahir pada tahun masehi. Sebuah bulan tempat bergantinya tahun baru, sehingga setiap akhir bulan banyak acara yang menyambutnya hari ibu pada tanggal 22 Desember, Hari Natal 25 Desember serta pada tanggal 31 desember menyongsong pergantian tahun. Sebuah harapan untuk bisa memperbaiki langkah hidup di masa yang akan datang.

S . E . R . A . M . B . I
I B U
Oleh: Williarko Firdaus


...Kalau aku ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawan/ namamu ibu yang akan kusebut paling dahulu/ lantaran aku tahu/ engkau ibu dan aku anakmu....
(Potongan sajak “Ibu” – D. Zawai Imron
Ibu adalah segala-galanya bagi kita. Semuan permintaan kita di masa kanak-kanak pasti selalu akan dipenuhi oleh ibu Betapa besar kasih sayang ibu kepada anaknya hingga pepatah mengatakan,: Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak senajang galah”
Sejak dalam kandungan ibu memelihara kita dengan sangat hati-hati sampai kita dewasa. Mungkin kalau dihitung jasa-jasa ibu, kita tidak akan sanggup membayarnya.
Mematuhi semua periuntah ibu, akan sangat menyenangkanya, adalah yang terbaik. Seklaigus kita dituntut untuk selalu menyanyangi sampai akhir hayat dikandung badan.
Jasa yang telah iubu berikan terhadap kita adalah yang terbaik untuk masa depan. Jasa ibu sangat penting. Ia telah memelihara dan memberikan suatu pelajaran yang sangat penting bagi kita; kasih sayang. Dari sanalah kita akan menjadi berguna bagi nusa dan bangsa.
Selalu melaksnakan perintahnya dan menjauhi larangannya adalah suatu contoh pengabdian kita terhadap ibu. Selain membuatnya bangga dan senantiasa gembira juga termausk pengabdian kepadanya. Jangan pernah sakiti hati dan perasaaan ibu. Perlakuan itu akan membuatnya kecewa terhadap anak-anaknya.
Begitu besar kasih sayang ibu terhadap anak-anaknya. Anak yang akan menentukan masa depan bangsa. Sehingga pantaslah kalau ibu menentukan masa depan suatu bangsa. Tidak berl;ebiahn jika setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Kasih sayangnya begitu besar, maka kita harus membalasnya dengan hal yang sama.
Buatlah ibu kalian selalu merasakan bangga terhadap anak-anaknya yang telah dipeliharanya sejak kecil. Buatlah ia selalu merasa gembira terhadap apa yang telah kita lakukan sampai saat ini
Sumenep 5 Desember 2008


TAHUN BARU
Oleh Williarko Firdaus
Tahun baru merupakan pergantian waktu yang amat dinantikan saat berakhirnya tanggal 31 desember. Masyarakat di berbagai kota termasuk di kota sumenep turut merayakan pergantian tahun tak melewatkan pesta yang hanya diadakan setiap akhir tahun.

Banyak aksi-aksi atau pertunjukan yang dipertontonkan misalnya; group band, hadrah, dan pawai kendaraan berkekliling sambil meniup terompet.
Perayaan tahu baru juga dapat disaksikan di layar televisi. Menurut saya hal itu sama semaraknya, dan kalau di televisi biasanya ada bermacam pesta kembang api yang menghiasi langit di angkasa. Pesta kembang api tersebut tepat dinyalakan saat pergantian waktu pukul 00.00.

Semua masyarakat di Indonesia sangat gembira menymabut datangnya tahun baru . Mereka semua berkeinginan mendoakan agar semua musibah dan cobaan di tahun lalu tidak akan terulang di tahun yang akan datang. Harapan untuk mendapatkan kehidupn yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Bagi sebagian orang malam tahun baru adalah malam perenungan untuk berhitung tindakan dan perilaku yang telah dikerjakan selama satu tahun.

Berbagai macam cara dilakukan untuk merayakan tahun baru, khsusnya di sumenep. hadirnya group band yang memberikan hiburan bagi penonton, pawai vespa dengan meniup terompet, menunjukkan kegembiraan masyarakat menyambut tahun baru. Sebagian kecil berkumpul dengan teman-temnannya atau dengan anggota keluarga di rumah sambil menyaksikan tayangan tayangan televisi.

Anak-remaja yang berkelompk dengan temna-tamannya sambil mengendarai kendaraan bermotor seringkali berakhir dengan trek-trekan. , dampak yang seringkali terjadi saat merayakan pesta tahun baru. Bahkan hampir setiap malam minggu di hari biasa mereka kebut-kebutan di jalan raya membahayakan jiwanya. Ada baiknya pak polisi ikut serta dalam perayaan ini untuk menhindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Nah, di tahun baru ini saya berdoa agar belajar saya lebih mantap , prrestasi belajar meningkat, dan lebih bersemangat menghadapi tantangan di masa depan.
Semoga kejelekan –kejelekan di tahun lalu tidak terulang kembali di tahun yang akan datang.
Sumenep, 12 desember 2008



P . A . N . G . K . E . N . G .
Sajak Millenia Pasca Dina Putri
SURAT UNTUK IBU
Hari iini tanggal 20 desember, tinggal dua hari lagiu peringatan hari ibu. Aku ingin mengucapkan selamat hari ibu lewat surat
Ibu sangat berjasa bagi kita, mengandungku 9 bulan
Ibu melahirkan kita, dan mempertaruhkan nyawanya
Ibu yang menyusui kita, ketika kita menangis di waktu bayi
Ibu merawat kita dari kecil sampai besar, dengan penuh kasih sayang
Ketika kita sakit, ibu yang selalu merawat.ketika kita masuk rumah sakit ibu yang menjaga

Selamat hari ibu
Jangan lupa dibaca ya ibu.


PESAWAT TERBANG
Karya:
Mohammad Azmil Ramadhan*

Begitu indah namamu
Aku terpana melihatmu
Terbang di angkasa
Membelah langit biru
Aku ingin mengendaraimu
Membawa banyak orang
Pergi mengelilingi dunia

*siswa kelas IIIb SDN Pajagalan II Sumenep.
Alamat rumah: Jl. Dewi Sartika IX./12 Perumahan Bumi Sumekar Asri – Kolor Sumenep 69417

Jumat, 30 Januari 2009

JURNAL 1

S . E . R . A . M . B . I

JANJI BUAT IBU

Oleh: Williarko Firdaus

Tanpa ibu mungkin aku semua tidak akan pernah ada di bumi ini. Aku tidak akanpernah melupaknmu, walau aku pergi sejauh mungkin. Jasa-jasa ibu yang telah menjadikanku sebagai manusia yang berguna, tidaklah mudah. Berbagai macam tantangan dan cobaan yang telah kau alami tapi engkau sangat tabah menghadapinya. Kau tahu? aku di sini sangat merindukanmu.

Di waku kecil aku selalu memiliki permintaan. Semua permintaanku selalu kau penuhi, walau permintaan tersebut sangat berat.Misalnya; dulu aku ingin sekali mempunyai televisi, sampai-sampai aku tidak pulang ke rumah sampai siang. Kau pun berusaha keras untuk membeli tv dan akhirnya ketika aku kelas 2 SD ibu bisa membelikannya.

Terkadang aku sangat mebencinya karena kau membuatku kesal.

Begitu besar jasa-jasamu mulai dari membesarkan sampai mendidikku hingga aku seperti ini. Tidak mudah mendidik anak, karena aku dulu saat duduk di bangku sekolah dasar selalu membuat masalah di sekolah. Pada waktu itu aku bermain dorong-dorongan dengan teman sekelasku dan badannya juga gemuk sepertiku. Tanpa disengaja aku dan teman-temanku yang bermain dorong-dorongan merobohkan tembok sekolah di dekat kamar mandi. Namun kau ibu tetap sabar membimbingku, meski aku mendaptkan sangsi dari sekolah.

Sewaktu duduk di bangku SMP, aku masih belum bisa membuatmu bangga dan merasa senang. Tapi aku berjanji, ibu akan membalas jasa-jasamu dengan membuatmu merasa bangga di kemudian hari.

RA KARTINI & PEMBELAAN KAUM HAWA

Oleh: Samudra Hidayat Abdillah

Era globalisasi seperti saat ini, dibutuhkan masyarakat yang bisa membangun negeri dengan baik. Untuk bisa membangun negeri ini kita harus bisa menggabungkan antara SDA dengan SDM dengan baik. Pemuda dan pemudi, laki-laki dn wanita harus bisa bekerja sama. Kemajuan dapat dicapai dengan kebersaamaan tanpa memandang status dan jenis kelamin.

Saat Indonesia dijajah oleh bangsa asing, kolonialis Belanda telah banyak menghambat kemajuan bangsa. Salah satunya dengan membatasi hak pendidikan bagi kaum bumi putera. Kaum wanita tidak diperkenankan untuk mengenyam pendidikan dan hanya dijadikan sebagai pengurus rumah tangga. Wanita hanya dijadikan pendamping hidup kaum pria dan pekerjaanya hanya melayani suami di rumah. Wanita identik dengan pekerjaan rumah tangga. Wanita diangggap sebagai orang yang tidak berguna dan bodoh. Mereka tidak mendpatkan pendidikan yang layak, sehingga pengetahuan dan keterampilan mereka terbatas yang mengakibatkan lahan pekerjaan banyak didominasi kaum pria. Jarang terlihat wanita bekerja di luar rumah.

Seiring bergulirnya waktu, saat kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi kaum hawa, lahirlah sang fajar perempuan yaitu RA Kartini. Belua memperjuangkan hak-hak para kaum hawa, meningkatkan harkat dan martabat kaum hawa melalui pendidikan. Beliau eperjuangkan hak-hak kaum hawa sejajar dengan kaum pria. Sejak itulah mulai bergulir gerkan emansipasi wanita bagi perempuan Indoensia.

Berkat perjuangan RA Kartini wanita sekarang dapat berkatifitas dan breprestasi sebagaiman kaum pria. Mereka telah mendapatkan hak pendidikan dan pekerjaan sebagaimana kaum pria. Sudah ada kaum perempuan yang menjabat sebagai meneteri dalam pemerintahan, presiden wanita, dan jabatan penting lainnya dikendalikan kaum perempuan. Jika kita melihat sekarang , kaum wanita justru lebih banyak yang berprestasi dibandingkan kaumpria.

Betapa besar jasa RA Kartini yang telah melepaskan kaum perempuan dari belenggu kebodohan dan mendaptkan haknya sebagaimana hak-hak yang dimiliki kaum pria. Wanita yang saling mengisi dengan pria untuk memajukan bangsa dan negaranya.


P . A . N . G . K . E . N . G .
Puisi:

SEMBILAN BULAN; IBU

Oleh; Ryzal Khalif F F

Terimakasih ibu, engkau pahlawan bagiku
Karena engkau telah melahirkan aku dengan susah payah ke dunia yang cerah ini
Bahkan ibu telah merawatku selama sembilan bulan dalam kandungan
Dan ibu telah membawa aku kesana-kemari selama sembilan bulan itu
Terimakasih ibu atas jasamu yang selama sembilan bulan itu
Jasamu takkan pernah kulupakan selamanya

Bahkan akupun tidak tahu bagaimana membalas kerja keras ibu selama sembilan bulan itu
Mungkin aku akan belajar dan belajar agar dapat membahagiakan ibu
Hanya ini, ibu yang dapat aku persembahkan padamu
Terimakasih ibu jasamu takkan pernah kulupakan

UNTUKMU

Oleh: Nur Aida Maulidia

Ibu, kau tau cinta?
Yang paling indah
Nyata
Sempurna

Kau tau kebahagiaan?
Bagiku itulah surga dunia
Tapi aku tak tau
Apakah aku bisa menyentuhnya ataukah tidak

Aku ingin tertawa bersamamu
Memetik bintang gemintang di langit biru
Aku ingin bersamamu
Menciumi aroma ikan laut pasang yang terombang ambing
Dalam kehausan malam

Ingatlah!!
Cinta ini tak akan kubagi kepada seorang pun
Tidak seorang pun
Cukup engkau, ibu

Engkau akan kuajak
Pergi menjelajahi letak kesucian cinta yang sesungguhnya

Lalu..

Aku akan mengajakmu
Terbang menyentuh awan-awan putih lembut
Selembut hatimu

Engkaulah yang telah membuatku tersenyum
Terkadang menangis, menahan rasa sakit
Di saat bius cinta memasuki urat nadiku

Enkau,
Ayahku, saudaraku, sahabatku
: adalah separuh jiwaku, separuh nafasku, separuh hidup dan matiku

Karena hidupku ada padamu